Abis menemukan sesuatu nih, sedikit Cuplikan dari sebuah cerita kehidupan. Nggak re-post tapi ini nemu.
Persembahan buat teman saya yang sedang "down", tabah ya "A-C"!
Sedikit demi
sedikit rasa sakit itu hilang sendiri, sedikit demi sedikit bayangan kamu
hilang begitu aja sampai akhirnya semua rasa dan bayangmu itu benar-benar
hilang. Tak membekas.
Tapi itu hanya
sementara.
Sekarang giliran
“kebenaran” yang menampakkan dirinya. “Kebenaran” yang seakan sedikit demi
sedikit juga mengingatkan kalau sebenarnya rasa sakit untukku itu belum usai,
bayanganmu itu sebenarnya masih ada dan aku masih harus dihukum dengan rasa
sakit dan bayangmu itu karena perbuatanku sendiri.
Dan inilah
masa-masa tersulit dalam ujianku yang satu ini. Kesalahan yang tadinya aku
tuduhkan padamu itu seakan seperti bumerang, ya, kesalahan itu kembali
kepadaku. Aku akui aku banyak belajar dari semua kejadian masa-masa sulitku ini
dan itu sangat membekas dan memberikan aku bukan hanya rasa sakit, tapi juga
rasa penyesalan yang amat dalam dan juga rasa bersalah.
Entah berapa lama
hukuman ini akan menghukumku. Rasa sakit ini. Rasa bersalah ini. Penyesalan
ini. Aku sendiri tahu aku bisa melewatinya, tapi aku nggak tahu kapan aku
bisa... aku cuma terus coba, nggak pernah sedikitpun berhenti.
Minta maaf
sekarang mungkin sudah tidak ada artinya lagi bagimu, kamu takkan mempedulikan
aku lagi.
Aku juga sebenarnya sudah
tidak peduli. Kamu mungkin sudah menganggapku kosong. Tapi aku masih
menganggapmu ada. Mengingat apa yang telah aku lakukan padamu, kesalahanku
terlalu banyak dan terlalu menyedihkan. Mengingat lagi sebelumnya aku yang
menyalahkan semuanya kepadamu. Dan mengingat lagi sudah ada yang menggantikan
posisi aku di hatimu.
Sekali lagi rasa
sakit, bersalah dan penyesalan itu nggak enak. Cuma itu yang aku masalahkan.
Dan itu juga akan segera berakhir, aku harap.
Tapi sadarkah
kamu kalau semua ini tidak sepenuhnya salahku?
Aku yakin dengan
kejadian ini kita sama-sama belajar untuk nggak ngulangin kesalahan yang pernah
kita lakuin dulu.
Kita mulai
melihat masa depan masing-masing, berjalan di jalan yang telah kita pilih
sendiri...
Sampai akhirnya
aku mensyukuri semua pelajaran ini dan perpisahan ini.
Perpisahan tidak selamanya menyedihkan.
Ada beberapa pelajaran yang bisa didapat hanya
dengan berpisah.
Kita tidak akan dapat yang lebih baik jika masih
mempertahankan yang sudah tidak baik bagi diri kita dan mungkin akan menjadi
baik untuk orang lain.
Kita tidak akan pernah tahu jika perpisahan itu
sendiri belum terjadi.
Setiap ada pertemuan, pasti ada berpisahnya.
Dan ini saat yang tepat untuk berpisah.





cicciiiu
ReplyDelete