“Tak mampu melepasnya walau sudah tak ada
Hatimu
tetap merasa masih memilikinya
Rasa
kehilangan hanya akan ada
Jika kau
pernah merasa memilikinya
Pernahkah
kau mengira kalau
dia kan sirna
Walau
kau tak percaya dengan
sepenuh jiwa
Rasa
kehilangan hanya akan ada
Jika kau
pernah merasa memilikinya” – Letto
(1) Pernahkah kamu merasa memiliki sesuatu
dan kamu bersama-sama dengan sesuatu itu dalam waktu yang lama, lalu ketika
sesuatu itu hilang, kamu merasa kehilangan? Pasti pernah dong.
Atau
(2) Pernahkah kamu merasa memiliki seseorang
dan kamu merasa dia benar-benar berarti buat kamu, mengisi hari-hari kamu, lalu
saat seseorang itu pergi (menjauh, hilang, meninggal, berubah jadi power
ranger , tidak mengisi hari-harimu lagi), kamu merasa kehilangan? Mungkin
pernah dong.
Atau
(3)Pernahkah kamu merasa memiliki kemampuan hebat dan kamu gunakan
kemampuan kamu itu dengan bangganya dan kamu benar-benar merasa sempurna dengan
itu, lalu ketika kamu kehilangan kemampuan itu, kamu merasa lemah takberdaya?
Misalnya begini,
Kamu pernah merasa memiliki seekor kucing yang amat sangat lucu, kamu rawat
dengan baik, kamu beri kucing itu makan setiap hari, kamu curhat sama dia, kamu
ajak dia jalan-jalan, pokoknya kamu sayang banget sama dia. Hingga suatu
hari... dia pergi.. (entah di culik orang, kabur ketempat lain, atau.. ehem..
mati). Nyesek kan ya? Nyesek dong. Atau engga? Ya kan ini misalnya, bisa
diganti ya hape kesayangan yang isinya banyak foto kenangan, gitar tua yang
antik, guling bau pesing dari kecil atau apapun deh.
Kalau kamu ngerasa kehilangan itu, pasti ada penyesalan sedikit atau
banyak. Timbul deh banyak pertanyaan di pikiran kamu misalnya, “Kenapa nggak
aku kurung aja kemarin kucing itu?” “Kenapa aku teledor banget lupa ngasih
makan kucing itu seminggu, jadi mati deh L” “Kenapa ngga gue simpen aja hape itu di tas? Kemalingan
deh L” “Kenapa kenapa kenapa dan kenapa?” dst
Coba deh, dari pada terlarut dalam penyesalan, coba cari hikmahnya. Dengan
begitu kamu bisa sedikit lebih tenang dan bisa belajar dari kesalahan. Mungkin
dengan kejadian itu kamu bisa jadi lebih berhati-hati lagi, lebih dewasa lagi
mungkin, so.. cari aja. Pasti dapet. Cari yang positifnya aja ya, kalo yang
negatif, tambah nyesek nanti. Tapi inti dari semua itu adalah... ikhlas.
Ikhlasin aja yang hilang, mungkin dengan hilangnya itu kita bisa dapet gantinya
yang lebih baru, siapa tahu kan? Allah Maha Pengasih. Atau mungkin lagiiiii
kalian kurang amal gitu, jadi coba deh beramal!
Kamu punya orangtua? Punya kakek-nenek? Punya adik/kakak? Atau kerabat
dekat bisa om-tante-sepupu? Sahabat deket? Orang kepercayaan? hmmm yang jelas
orang ya. Entah kamu pernah merasa memiliki mereka, dekat dengan mereka,
percaya sepenuhnya dengan mereka dan tentunya kamu sangat menyayangi mereka.
Dan ketika mereka tiada, apa yang kamu rasakan? Ibu dan Ayah kamu pergi
mendahului kamu, sedangkan kamu belum membahagiakanya. Kakek-Nenek kamu telah
tiada, sedangkan masih banyak ilmu yang belum kamu gali dari mereka. Atau sahabat
kamu pergi meninggalkan kamu dengan sejuta kenangan yang kamu miliki, mungkin
kamu merasa di khianati atau kamu telah mengkhianatinya? Jika mereka yang kamu sayang itu masih ada,
masih hidup, jagalah mereka, jangan sakiti hatinya, atau ketika mereka pergi,
penyesalan besar akan datang menyerangmu.
Atau
Mereka sudah terlanjur pergi? Jangan sedih! Kamu merasa kehilangan?
Memangnya mereka milik kamu? Mereka Cuma dititipin buat kamu jaga. Buat jadi
cobaan bagi kamu. Buat jadi ujian bagi kamu. Dan ketika mereka pergi, itu memang sudah saatnya. Sahabat kamu
mengkhianatimu, kamu kehilangan dia, biarkan saja dia pergi. Inget nih
”Ingatlah, sesungguhnya kepunyaan
Allah apa yang ada di langit dan di bumi. Ingatlah, sesungguhnya janji Allah
itu benar, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui(nya).”[QS. Yunus : 55].
Kamu nggak punya apa-apa di dunia ini, semua hanya titipan atau kasih
sayang (rahmat) Yang Maha Kuasa. Jaga baik titipan itu sebelum di ambil sama
yang punya.
”Dan Dia menundukkan untukmu apa yang
ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya.
Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan
Allah) bagi kaum yang berfikir” [QS.
Al-Jaatsiyyah : 13].
Dan kalau kamu sadar, sebenarnya sesuatu nggak akan di ambil dari kamu,
kalau itu nggak akan di gantikan sama sesuatu yang lebih kamu butuhkan. Beruntung deh kalo kamu bisa nemuin itu,
intinya jangan fokus sama yang hilang itu, fokuslah sama yang baru dikasih. J
“Kebahagiaan adalah masalah fokus.
Jika Anda berfokus pada hal-hal yang baik dalam kehidupan Anda, Anda akan berbahagia; dan sebaliknya.”
Mario Teguh
Jika Anda berfokus pada hal-hal yang baik dalam kehidupan Anda, Anda akan berbahagia; dan sebaliknya.”
Mario Teguh
Oke mungkin segini dulu yang bisa saya bagi, kurang lebihnya mohon maaf,
kalau misalnya ada sesuatu yang nggak nyambung mohon di maklumi, saya masih
dalam proses belajar, kritik dan saran yang membangun sangat di nanti.






Proud of u alomy :*.. My lil sis.. ;)
ReplyDeleteProud of u alomy :*.. My lil sis.. ;)
ReplyDeleteBanyak belajar dari teteh ini mah {}
Delete