Perlahan-lahan
saya ngerti apa arti pepatah “siapa yang menanam, dia yang memanen” atau
semacam itu lah. Dan saya ngalamin sendiri hal itu. Saya sekarang rasanya
sedang menanam dan memanen. Memanen hasil dari masa lalu saya mulai dari yang
kacau balau sampai yang baik-baiknya. Karena yang kacau balau di masa lalu saya
itu saya tau apa yang saya panen dan saya tidak akan menanamnya lagi di masa
sekarang. J
Misalnya apa sih
din yang kacau balau itu?
Ya ada lah
sesuatu, yang saya pikir saya yang paling bener dan segala macamnya, tapi
ternyata itu nggak bagus dan gw sekarang mau tidur, tidur dulu yah L udah jam setengah dua belas nih, besok
lanjutin lagi deh. Huihuhuhuhuhasughausghsauhgsauhgasuhgasuhgasu
Bersambung...
Sambungan...
Oke lanjutkan.
Mungkin ini postingan yang paling nggak jelas di antara postingan yang nggak
jelas juga, tapi gimana dong? Udah takdirnya mungkin gw begini L
Jadiii sebenernya
itu, saya mau cerita kalau akhirnya saya ngerti apa yang saya alamin itu
merupakan buah dari yang saya tanam beberapa waktu yang lalu. Beberapa bulan
yang lalu saya sedang mengalami masa sulit sebagai seorang remaja mungkin yang
sedang beranjak dewasa, menyalahkan orang lain karena derita yang saya alami
dan sekarang saya ALHAMDULILLAH mengerti kalau semua ini jalan yang diberikan
Allah yang INDAH banget gitu, ternyata dengan cobaan ini saya mengerti banget
kalau ternyata kejadian yang sebenarnya tidak seburuk yang saya pikirkan. Awalnya
ini adalah malapetaka, dan ternyata saya sadar saya itu justru malah
menghindari saya dari malapetaka lain. (If you know what I mean, but I guess
you never understan -_-) yaaah pokoknya semoga orang yang saya salahkan waktu
itu mau memaafkan saya HAHAHAHA dan saya mau berterimakasih banyak karena
pelajaran ini diberikan melalui dia juga dengan bantuan temanya dan teman saya
juga :”)
Hidup itu nggak
akan indah kalau kita nggak yang bikin hidup itu jadi indah :”)





0 comments:
Post a Comment
I'd love to hear your thoughts! Please comment here :)