hm,, biasanya sih, kalo nggak tau mau nulis apa ya ga nulis apa-apa...
tapi anehnya, sekarang itu lagi pengen banget nulis sesuatu, tapi masalahnya adalah.....
saya nggak tau harus nulis apa -_-
Oke, mungkin anda pikir saya jayus, garing atau semacamnya, tapi nggak boleh berprasangka begitu, nggak baik tau. karena sesungguhnya, saya lebih jayus dan garing daripada yang anda bayangkan -_-
makanya Don't judge a book by its cover! (lho?)(apa nyambungnya?)
Dari pada bingung, mending baca cerita ini... saya punya cerita yang nggak kalah seru (menurut saya) dibandingkan dengan cerita dalam novel Harry Potter...
Well, sebenernya, yang bikin cerita ini seru (menurut saya) adalah ekspresi wajah teman-teman Deux saat saya menceritakan cerita ini kepada mereka. Ada yang kesel lah, ada yang maksain ketawa(buat menghargai), ada yang loncat-loncat nggak jelas (mungkin lagi diet), ada yang cengo, ada yang manga dan ada yang sampe berbusa mulutnya!! #Lebay #AbaikanYangTerakhir (BTW, kenapa gw jadi sok baku tapi nggak baku banget begini? ada yang tau?)
Langsung aja yah.. jadi gini ceritanya
Pada suatu hari hiduplah seorang gadis yang gemar minum teh di teras rumahnya bersama neneknya. Dia adalah gadis yang sangat menyukai teh. Setiap hari dia minum teh bersama neneknya di teras rumahnya. Pada suatu hari lagi, neneknya meninggal, gadis itu pun sedih, tapi dia tetep gemar minum teh di teras rumahnya. Lalu, suatu hari lagi, dia punya anak dan akhirnya punya cucu perempuan. Tau nggak apa yang terjadi? Cucunya itu juga gemar minum teh bersama dia. Di teras rumahnya. Dia adalah seorang gadis yang gemar minum teh di teras rumahnya bersama neneknya. dan begitu seterusnya sampai seterusnya dan seterusnya lalu seterusnya begitu.
Gimana ceritanya? :D :D Seru nggak? :D :D
Kalo kalian bilang itu cerita yang nggak seru: SELAMAT!! ANDA MASIH WARAS.
sekian dan terimakasih





mari minum teh ramai-ramai..hihi
ReplyDelete